Maka, Kahmas memasukkan tangannya ke dalam lubang agar bisa mengambil
dan memukulnya. Tetapi, kemudian ada yang bilang, ‘Apa yang engkau
inginkan? Mengapa engkau masukkan tangan ke lubang, lalu mengeluarkannya
kembali?’
Kahmas menjawab, ‘Aku khawatir kalajengking itu keluar dari
lubangnya, lalu mendatangi ibuku dan menyengatnya. [Hilyat al-Auliya'
Jilid 6 Hal.211]

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !