Headlines News :
Home » » Pemimpin Sejati.....

Pemimpin Sejati.....

Written By Unknown on Senin, 21 Januari 2013 | 09.42

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Bercita-cita menjadi seorang pemimpin juga ringan.
Mengkritisi pemimpin yg ada, semua orang pasti bisa melakukan.

Namun tahukah, bagaimanakah seharusnya seorang pemimpin sejati yg berjiwa besar? Semoga kisah berikut dapat memberikan sedikit gambaran ttg pemimpin yg sejati.

فَجَعَلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُبُّ وَأَسْقِيهِمْ حَتَّى مَا بَقِيَ غَيْرِي، وَغَيْرُ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: ثُمَّ صَبَّ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ لِي: «اشْرَبْ»، فَقُلْتُ: لَا أَشْرَبُ حَتَّى تَشْرَبَ يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ: «إِنَّ سَاقِيَ الْقَوْمِ آخِرُهُمْ شُرْبًا»، قَالَ: فَشَرِبْتُ، وَشَرِبَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ

Suatu hari Abu Qatadah radhiallahu anhu berbagi tugas dng Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, Rasul bertugas menuaangkan air sedangkan Abu Qatadah mempersilahkan/ mengatur para sahabat untuk minum. Hingga pada saatnya tidak lagi tersisa selain aku dan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, maka beliau segera menuangkan air lalu berkata kepadaku: silahkan engkau minum. Abu Qatadah menjawab: Ya Rasulullah aku tidak akan minum hingga engkau minum. Namun sungguh mengejutkan, Beliau menanggapi ucapan Abu Qatadah dengan bersabda: Sejatinya yg bertugas menuangkan hendaknya menjadi ORANG YG PALING TERAKHIR MINUM. Maka Abu Qatadah segera minum dan selanjutnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam minum.

Demikianlah orang yg berjiwa besar dan pemimpin sejati

Share nasehat dari Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Amru Farm | AYCUNA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Mushala Amru Ciangkrong - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by AYCUNA