بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

................................. Sahabat yang mulia Al-Irbadh bin Sariyah radhiyallahu 'anhu, meriwayatkan:
"Pada suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sholat bersama
kami, kemudian beliau memberi kami sebuah peringatan yang sangat baik.
Oleh karenanya, mata-mata kami berlinang dan hati-hati kami bergetar.
Maka seorang berkata: “wahai Rosulullah! Seolah-olah ini adalah
peringatan orang yang akan berpisah, maka apakah yang engkau pesankan kepada kami?”. Beliau pun bersabda:
“Aku berwasiat kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengar,
dan taat (kepada penguasa kalian) walaupun dia seorang budak Habsyi.
Sesungguhnya barangsiapa yang masih hidup dari kalian setelahku niscaya
dia akan melihat perselisihan yang cukup banyak. Maka wajib atas kalian
untuk berpegang dengan Sunnahku dan Sunnah Khulafa` Ar-Rosyidin
Al-Mahdiyyin (para khalifah yang terbimbing lagi mendapat petunjuk). Berpegang
teguhlah dengannya dan gigitlah atasnya dengan gigi-gigi geraham
kalian. Dan berhati-hatilah kalian terhadap perkara-perkara baru dalam
agama. Karena sesungguhnya setiap perkara baru itu adalah bid’ah dan
setiap bid’ah itu adalah sesat.”
..................................
(HR. Abu Dawud, dan
dihasankan oleh Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i rohimahullah
dalam kitabnya ”Al Jami’us Shohih mimma laisa fii Ash Shohihain”
1/198-199 Cet. Daarul Atsaar, Yaman)
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !